Saya pernah di zona saat memilih lensa kontak mata atau pakai kacamata, saat itu melihat di optical banyak sekali tawaran dari produk bermutu dari merek terkenal dengan promo yang ditawarkan. Tetapi sebelum saya memilih saya melakukan penelitian dan ingin mendapatkan informasi yang lebih banyak mengenai lensa-kontak-mata ini. Dari berbagai sumber dan pustaka yang saya baca tentu ingin saya tulis di konten ini sehingga rekan yang pernah bingung mengenai contact-lense ini dapat membaca artikel ini.
Awalnya sekitar tahun 2005-an waktu itu saya memeriksakan mata ke dokter spesialis untuk mengecek fokus mata saya yang sudah saatnya diganti, sebelumnya saya pakai kacamata dan nyaman-nyaman saja. Melihat trend saat itu memang sangat booming sekali, ada promo jor-joran dari berbagai merek terkenal memberikan harga spesial untuk menggunakan lensa kontak mata. Ada rekan sejawat menggunakannya, terlihat lebih segar dan penampilan menjadi lebih ok. Tetapi itu lah, setiap beberapa waktu selalu di buka dan dibersihkan hingga memberikan obat tetes segala.
Dari awal itu saya mulai membaca mencari informasi mengenai contact-lense sehingga saya orat-oret menjadi sebuah bacaan dan baru sekarang bisa saya tulis dan dapat dikatakan cukup lengkap. Untuk sumber dari beberapa tulisan hingga blog yang terpercaya saat sekarang sehinga melengkapi artikel lebih informatif hingga layak menjadi sebuah petunjuk awal.
LENSA-KONTAK-MATA.
Lensa kontak mata adalah sebuah wujud lensa yang diletakan di dalam mata membantu penglihatan menjadi lebih baik atas rekomendasi dari dokter spesialis. Walaupun penggunaanya sangat dikontol ketat oleh para ahli anda sebagai konsumen harus mengetahui hingga pengetahuan yang cukup sebelum memilih lensa ini dilekatkan pada organ bola mata.
Sebagai pilihan alternatif karena teknologi mutakhir yang tercipta ini tentu mempunyai kualitas terbaik yang dihasilkan oleh merek terkenal. Memang untuk memperbaiki penglihatan mata ada dua pilihan pakai kacamata atau memakai contact-lenses. Kedua-duanya merupakan sebuah alat dan pilihan dari konsumen yang sudah punya pertimbangan masing-masin atas rekomendasi dari para dokter sudah tentu pasti.
FUNGSI LENSA KONTAK MATA.
Funsinya tentu sama dengan kacamata untuk memperbaiki ganguan penglihatan dengan wujud yang ditempel di kedua bola mata. Untuk gangguan setiap pasien pasti berbeda-beda apakah rabun jauh (miopi), rabun dekat (hipermetropi), rabun tua (presbiopi), dan astigmatisme yang mampu diberikan oleh contact-lenses ini jika penggunaan yang tepat atas rekomendasi dokter spesialis mata.
Lensa-kontak-mata ini dapat juga memberikan penampilan lebih cerah bahkan berbagai warna dan latar warna bahkan berbeda untuk anda yang ingin mendapatkan lebih. Saat pemakaian memang sangat praktis untuk menunjang semua aktifitas sehingga lebih natural. Jika dibandingkan dengan kacamata, anda yang aktifitasnya seperti olah raga, atletik, sepak bola, hingga basket sekalipun masih dapat merasakan manfaatnya.
Tidak hanya itu saja, lensa mata yang lensanya akan keluar embun hingga kotoran yang menempel pada kacamata tidak terjadi pada lensa-kontak-mata, karena melekat pada organ mata maka lensa akan mengikuti pola kedipan mata untuk melumasi dan suhu terkontrol dengan baik.
JENIS LENSA KONTAK MATA.
Dari beberapa literatur yang saya baca ada beberapa jenis lensa kontak mata yang sudah dapat digunakan oleh konsumen saat sekarang ini:
1. Soft Contact Lense.
Untuk pilihan ini tentu pernah anda dengar, dari namanya sudah langsung mengerti yaitu lentur dan lembut tentu saat dipakai akan terasa sangat nyaman. Tapi perlu diingat lensa ini sangat rapuh dan anda harus berhati-hati memakainya, jika salah akan retak dan pecah. Soft contact lense ini jenis plastik yang sangat banyak menyerap air sehingga sekitar bola mata harus selalu lembab jika kering harus ada obat tetesnya setiap saat.
Dengan banyaknya peminat soflense ini maka dibuatlah beberapa variasinya sangat sangat umum ditemukan di pasaran:
a. Reusable lenses: Pilihan ini dapat digunakan beberapa kali bahkan berulang kali dengan jangka wakti 2 minggu bahkan sampai 12 bulan. Dapat dipakai setiap hari tetapi lensa ini harus segera dibersihkan sebelumnya hingga sesudah digunakan agar tidak terjadi kontaminasi dengan bakteri, jamur, atau lainnya. Kebersihannya selalu terjaga agar oragan mata tetap dalam kondisi aman.
b. Daily disposable lenses: untuk pilihan ini dengan tata cara sekali pakai saja, dengan peruntukan membantu mengurangi risiko iritasi hingga kekeringan yang mungkin terjadi di sekitar organ bola mata. Konsumen tidak perlu susah-payah untuk membersihkan lensa, setelah pakai langsung di buang dan esok hari gunakan lensa yang baru. Jika anda bekerja dengan mobilitas sangat tinggi dengan perpindahan yang cukup banyak pilihan lensa ini tepat sekali atau pasien yang punya riwayat penyakit alergi hingga iritasi maka lensa sekali pakai dapat menjadi solusinya.
2. Hard Contact Lenses.
Pilihan ini juga ada dengan tekstur yang lebih keras sedikit kaku tetapi dapat memberikan penglihatan mata anda menjadi lebih baik dan tajam. Lensa ini ada porinya sehingga oksigen untuk sampai ke kornea mata dapat terpenuhi. Khusus pasien yang terjadi indikasi kurang oksigen ke kornea pilihan ini dapat terjadi asalkan sudah mendapat rekomendasi dari dokter ahli.
Lensa yang dibentuk ini fungsinya tetap sama dengan kaca mata serta untuk memperbaiki pasien yang mempunyai gangguan penglihatan. Sebagai pilihan alternatif lebih praktis jika anda memilih kacamata konvensional memakai bingkainya.
MANFAAT MENGUNAKAN LENSA KONTAK MATA.
Beberapa manfaat yang telah banyak dirasakan oleh para pasien yang menggunakan lensa kontak ini adalah berbagai gangguan penglihatan yaitu rabun jauh (miopi), rabun dekat (hipermetropi), rabun tua (presbiopi), dan astigmatisme yang dapat dilakukan oleh lensa-kontak-mata dengan rekomendasi para dokter ahli. Pemeriksaan oleh dokter ahli bahwa anda berada di gangguan mata tentu harus menggunakan teknologi dan pemeriksaan yang cukup intensif supaya mendapat ketepatan hipotesa dokter.
Setelah hal pemeriksaan ini tentu akan tertuju ke salah satu gangguan penglihatan dan dokter dapat memberikan beberapa nasehat untuk pemilihan alternatif pilihan yang anda saat sekarang ini tentunya lensa kontak atau kacamata.
TATA CARA AMAN MEMAKAI LENSA KONTAK MATA.
Memakai lensa-kontak-mata ini ada tata caranya, jangan sembarangan agar semua keinginan anda untuk membantu penglihatan tetap terjaga dengan baik. Sebelum anda melakukan pemakaian berikut cara yang aman harus dilakukan:
1. Cuci tangan terlebih dahulu dengan sabun dan air mengalir, setelah bersih sempurna tidak ada lagi sabun yang melekat. Keringkan dengan lap khusus agar tidak tercema sebelum anda memegang lensa kontak.
2. Perhatikan saat anda akan membilas lensa kontak, gunakan wadah yang telah disiapkan dengan cairan yang sudah ditetapkan bukan cairan yang lain. Dan akan melakukan penggosokan harus lembut jangan keras-keras agar permukaan lensa masih terawat dengan baik.
3. Anda harus menyiapkan wadah cadangan khusus peruntukannya lensa kontak yang tahan sekitar waktu sampai dengan 4 bulan agar terhindar dari bakteri yang akan merusak kualitas lensa.
4. Simpan lensa konta di wadah yang benar-benar steril dan beri cairan yang direkomendasikan setiap hari. Jangan sampai kering akan merusak kestabilan lensa saat dipakai nanti.
5. Jangan mengucek mata saat agatal pada waktu anda pakai lensa-kontak-mata, akan berakibat fatal adanya goresan hingga masuknya pecahan lensa ke mata. Waspada untuk poin ini.
RESIKO PENGGUNAAN LENSA KONTAK MATA.
Pemilihan lensa kontak mata ini harus tertuju kepada orang atau pasien yang telaten hingga selalu memperlakukan lensa kontak dengan baik dan benar berdasarkan pada ketentuan yang berlaku. Tidak cocok dengan orang atau pasien yang sembrono bahkan selalu lupa dengan tahap yang sudah diberitahukan. Jadi jika terjadi kesalahan seperti tidak merawat kebersihan kontak mata akan sangat rentan sekali mengalami gangguan pada mata. Ada beberapa gangguan mata yang akan menghantui para pengguna lensa kontak jika terabaikan untuk mengikuti tahap-tahap:
1. Terjadinya Sindrom Mata Cenderung Kering.
Sindrom ini akan selalu terjadi saat orang atau pasien menggunakan lensa kontak dalam waktu yang sangat lama atau berada di zona yang sangat dingin serta mengabaikan petunjuk yang harus dilakukan. Gejala yang dirasakan tentu secara umum dimana organ mata tidak mampu produksi air mata, atau air mata yang terlalu cepat kering sehingga akan memicu iritasi yang akan terjadi di sekitar kontak lense berada. Hal ini akan terlihat pada pasien yaitu mata menjadi memerah, terasa sangat kering, ada rasa berpasir, hingga sakitnya akan memburuk sepanjang waktu. Tidak hanya itu saja penglihatan menjadi buram dan saat buka mata waktu saatnya bangun tidur sulit sekali.
2. Akan Muncul Konjungtivitis.
Ada akibat lainnya yaitu saat pasien tidak tepat penggunaan lensa kontak mana yang seharusnya dilakukan. Jadi apabila terjadi kesalahan maka ada indikasi yang terjadi adalah lapisan terluar mata akan memerah. Konjungtivitis ini infeksi dari bakteri hingga iritasi yang diakibatkan oleh lensa tersebut, yang dirasakan juga mata akan berarir. Sebagai pasien anda harus memahami dengan sangat peruntukannya sehingga tidak terjadi hal-hal seperti ini.
3. Abrasi Kornea.
Resiko yang mungkin saja terjadi pada gangguan mata adalah lensa kontak yang sudah kotor akan menyebabkan kornea mata tergores atau istilahnya abrasi. Yang dirasakan oleh pasien adalah rasa sakit yang sangat akut hingga rasa tidak nyaman terasa di mata. Apabila indikasi ini tidak langsung ditangani oleh dokter spesialis maka akan berakibat fatal alias penurunan penglihatan secara menetap hingga kebutaan.
4. Keratitis.
Hal ini berujung pada peradangan pada area kornea mata, akibat dari cedera ringan dari lensa-kontak-mata yang penggunaannya dengan waktu yang cukup lama. Akibat dari infeksi virus atau bakteri hingga jamur akibat saat proses pembersihan tidak sesuai dengan anjuran. Pasien akan merasakan perih, mata memerah, hingga saat membuka kelopak mata tidak terlihat jelas, terlalu sensitif melihat cahaya, hingga terasa benda asing ada di sekitar mata. Jika tidak segera ditolong segera pasien akan terganggu penglihatannya secara permanen bahkan akan terjadi kebutaan jika terlambat.
PILIHAN SAYA SETELAH MEMBACA URAIAN DOKTER AHLI.
Setelah saya membaca ilustrasi dari beberapa jurnal dan blog di kesehatan mata ini tentu saya berfikir sangat panjang mengenai organ mata ini. Sebelumnya saya memang memakai kacamata dengan ukuran selindris, dan saat periksa secara berkala mata saya juga selindris kembali dengan minum yang berbeda di kedua mata.
Dengan akibat yang cukup signifikan jika saya memakai lensa-kontak-mata ini jika dibandingkan dengan kacamata saya cukup berat menanggung akibatnya. Apalagi saya orangnya terkadang lupa untuk merawat dan melakukan teknik perlakuan lensa ini, jika tidak sesuai dengan kaidah yang berlaku tentu akan berakibat fatal.
Jadi saya memilih kacamata saja dengan keunggulan yang cukup baik dan jika lupa paling tidak terpakai dan penglihatan terganggu. Tidak ada permasalahan jika kelupaan masih tetap bisa melihat walau tidak seterang menggunakan lensa kontak. Walaupun sedikit lebih mahal karena frame dan lensa menurut saya masih dalam zona wajar, karena tidak perlu teknik khusus untuk merawat. Kacamata cukup di lap pakai kain khusus dan cairan pembersih kaca sudah selesai, apabila mata kering cukup beri obat tetes. Kesimpelan seperti ini saya sukai memakai kacamata, dan cocok dengan karakter saya yang tidak suka ribet dengan ritual lengkap seperti memakai lensa-kontak-mata.

Komentar
Posting Komentar
Yuk, sharing komentar