Teriakan seorang karyawan yang ingin menabung uang tetapi bingung caranya telah ramai diperbincangkan. Memang uang gaji bulanan harus di tata dengan baik supaya uang lebih di rekening di awal bulan segera diselamatkan supaya masa depan lebih baik lagi. Berjalannya waktu godaan begitu tinggi, anda yang masih single tentu belum merasakan. Khusus yang sudah berkeluarga telah memahami dengan sangat dalam.
Keinginan saya ingin membagi pengalaman kepada rekan semua ada kemauan untuk menabung uang tetapi masih bingung bagaimana caranya. Saya pernah menjadi karyawan kantoran telah praktekan sehingga layak untuk saya bagikan kepada rekan yang ingin mencari jawabannya. Berikut cara yang cukup efektif yang bisa anda coba, apalagi karyawan kantoran yang selalu mengeluh uang hanya transit saja di rekening.
1. Mulai Perhatian Perilaku Keseharian.
Aktifitas keseharian harus diperhatikan, karena awal melakukan kegiatan perkantoran akan mengeluarkan uang yang cukup besar walau terlihat hanya beberapa puluh ribu rupiah saja. Jika anda terbawa arus berjalannya waktu akan menguras isi tabungan anda secara perlahan-lahan. Anda sebagai karyawan kantoran tentu segera mengatur budget harian untuk dipakai saat memulai aktifitas pekerjaan ke kantor.
Perhitungan ini harus mulai melangkah dari rumah, menggunakan transportasi paling kompetitif, biaya makan, hingga ada aspek belanjanya. Hal ini sudah sangat umum sekali dilakukan. Khusus anda yang masih single permasalahan makan ini yang sulit sekali dibentengi. Makan di kaki lima atau food court sebagai dua pilihan yang sangat penting untuk di pilih. Kalau anda yang telah punya keluarga terkadang membawa bekal tentu akan menjadi senjata ampuh untuk berhemat bulan berjalan.
Artinya adalah: kegiatan ini tentu ada nilai rupiahnya. Biaya transportasi dari rumah tentu ada jalan kaki hingga KRL commuter dan trans jakarta. Jadi, bijak menggunakan uang yang ada supaya satu bulannnya bisa ada sisa uang lebih yang dapat di tabung.
Saya ilustrasikan saja dengan angka paling minimal, dan setiap orang punya standar sendiri. Saya mengambil angka ini sesuai dengan porsi saya.
Rekan single, Total: Rp 65.000 x 20 = Rp 1.300.000
Sarapan pagi: Rp 15.000
Transportas: Rp 20.000
Makan Siang: Rp 20.000
Lain-lain: Rp 10.000
Rekan berkeluarga, Total: Rp 30.000 x 20 = Rp 600.000
Sarapan pagi: di rumah
Transportas: Rp 20.000
Makan siang: bawa bekal.
Lain-lain: Rp 10.000
Dari ilustrasi ini tentu dapat gambaran yang cukup ada komparasinya sehingga rekan yang sudah berkeluarga akan mencari cara paling efisien untuk melakukan penghematan. Memang single dan berkeluarga ada perbedaan pada tanggung jawab, tetapi setidaknya bisa paham ada cara untuk memulai hemat uang dari keseharian.
Hemat berapa pun jumlahnya menjadi awal uang terkumpul. Harus ada efort tinggi untuk memulainya agar supaya penyelamatan sepanjang hari bisa terlaksana dengan baik. Mulai bertekat akan berhemat di mulai dari keseharian supaya ingin menabung uang bisa dimulai dari aktifitas keseharian.
Waspada dengan pengeluaran dadakan yang tidak di duga biasanya terjadi bagi karyawan kantoran single. Seperti ajakan nongkrong seperti ngopi hingga jajan tambahan saat teman kantor ada acara tertentu sehingga anda akan mempersiapkan segala sesuatunya. Biasanya untuk anda yang sudah berkeluarga akan pasti jarang ikut lebih baik langsung pulang ke rumah bersama keluarga. Setelah anda mengetahui ritme pengeluaran yang terjadi sepanjang bulan berjalan maka selalu pertahankan. Jika perlu anda dapat mengerem pengeluaran tertentu yang seharus bisa di tunda untuk tidak dilakukan.
Baca juga:
Anda Akan Menyadari Ternyata Aktifitas Keseharian Seperti Ini Menghabiskan Uang Tabungan Dengan Cepat
2. Pertahankan Bekal Setiap Aktifitas Kerja.
Memang rekomendasi terbaik selalu membawa bekal supaya hemat makan siang hingga ada cemilan tertentu. Kebiasaan membawa bekal ini pastinya bagi yang sudah berkeluarga akan memasak di pagi hari sekalian untuk makan malam. Hal ini lah yang menjadi pilihan yang bijak untuk menghemat uang semaksimal mungkin. Membeli dalam jumlah banyak bisa beberapa kali makan tentu menjadi pilihan terbaik supaya hemat uang bisa dimaksimalkan.
Walaupun anda seorang single usahakan bawa bekal bisa di coba lakukan supaya rencana nabung uang bisa terlaksana walau jumlahnya kecil. Setiap hari sepanjang tahun bisa hemat uang jumlahnya akan pasti terkumpul jumlah banyak. Jangan anggap remeh dengan bekal ini, harganya sangat jauh lebih tinggi jika membeli di luar kantor.
3. Bawa Botol Minuman Saat Berangkat dan Pulang.
Botol minuman bagi karyawan kantoran sudah menjadi hal yang sangat lumrah di meja kerja. Sebagai cara untuk memonitor berapa banyak yang sudah di konsumsi hingga bisa hemat pula untuk tidak beli air minum botolan di luar. Rata-rata di perusahaan telah menyediakan air minum dan anda bisa memanfaatkan fasilitas ini, bahkan kopi teh hingga gula juga cukup tersedia bisa juga anda gunakan untuk buat saat bekerja nanti. Botol minuman air ini tentu bisa higienis karena tertutup rapat dan menggunakan bahan terjamin SNI aman bagi kesehatan.
Membiasakan membawa botol minuman ini telah menjadi trend bagi kaum urban di kota besar seperti DKI Jakarta. Modelnya sudah sangat trendi dengan harga yang sangat terjangkau. Jadikan kebiasan baru ini, sembari hemat anda juga bisa menjaga kesehatan dan akhirnya uang minum bisa anda tabung setiap waktu.
4. Sebaiknya Bawa Uang Tunai Cukup.
Selama keseharian anda tentu telah menghitung uang pegangan yang harus di bawa untuk antisipasi sesuatu hal yang terjadi. Memang saat sekarang ada kartu debit sebagai pegangan untuk memberikan kenyamanan. Prioritaskan pemakaian uang tunai karena cara ini anda bisa memonitor secara langsung pembayaran yang bisa terjadi sepanjang hari.
Single dan yang sudah berkeluarga tentu hal seperti ini sangat berat diawalnya. Rasanya ada saja yang kurang sehingga uang tunai di bawa lebih banyak. Tetapi bagi yang sudah terbiasa mereka akan enjoy karena uang yang sudah disiapkan di dompek harus cukup sampai kembali ke rumah. Jika berlebih maka akan menjadi uang tambahan yang bisa di tabung.
Baca juga:
Bagaimana Saya Hemat Menggunakan Listrik Dan Air Setiap Bulan: Sharing Pengalaman
5. Gunakan Platform Diskon Saat Berbelanja.
Berbagai platform yang ada saat sekarang telah banyak digunakan dan memberikan cara untuk berhemat yang secara tidak langsung dirasakan. Untuk masalah harga memang sangat kritikal sekali karena banyak sekali manfaat bagi single atau berkeluarga. Pengguna smartphone saat sekarang ini tentu mendapat potongan harga menjadi cara terbaik, dengan harga yang sudah sangat kompetitif.
Biasanya diskon ini di waktu tertentu dan anda manfaatkan semaksimal mungkin terutama kebutuhan pokok yang selalu di beli. Biasanya kebutuhan ini akan meningkat di waktu tertentu dan momen ini lah yang digunakan yaitu potongan harga. Alternatif pilihan lainnya adalah potongan harga di supermarket terkenal tidak luput dari pengamatan anda. Apapun bentuknya, voucher hingga diskon atau sale yang menggema di waktu tersebut. Budget belanja yang dipersiapkan ini tentu dapat hemat juga karena anda membeli di waktu yang tepat dengan kebutuhan yang sesuai momennya.
6. Sadar Diri Akan Kemampuan Hidup.
Aspek yang sangat penting untuk diketahui bahwa kesadaran diri akan kemampuan, beli sesuai dengan kemampuan. Memang keinginan untuk mendapatkan segala sesuatu yang lebih baik akan selalu ada setiap saat, tetapi kemampuan untuk membayar akan selalu membayangi. Cara hemat seperti ini menjadi mind set, menunda untuk membeli selalu menjadi prioritas. Di waktu yang tepat pasti akan ada jalan mendaptkan barang tersebut dengan mudahnya.
Misalnya anda ingin membeli pakaian kerja dengan merek tertentu sebagai incaran tetapi ingin menabung uang anda memilih merek dengan harga terjangkau tetapi kualitasnya mendekati merek yang diinginkan tadi. Ada substitusi produk yang menjadi komparasi sehingga keinginan untuk menyisihkan uang demi masa depan dapat terlaksana dengan baik.
7. Uang Receh Penyelamat Akhir Bulan.
Saat berbelanja tertentu baik di pasar atau pun kembalian pembayaran tertentu segera kumpul di wadah atau celengan. Uang receh ini akan penyelamat saat kekurangan pembelian tertentu. Misalnya, saat ingin jajan di depan rumah seperti bakso, mie ayam, hingga jajanan tahu gejrot sekalipun uang receh bisa mewujudkan keinginan anda.
Aspek sepele seperti ini tentu mungkin rekan lain tidak menyadarinya, uang receh bisa menjadi tabungan sampingan di rumah sehingga ada saja manfaatnya untuk berbagai kebutuhan. Ibu rumah tangga pasti mengetahui rahasia dapur yang selalu menyelamatkan saat berbelanja sayuran. Jadi, anda sebagai pria turut bisa melakukan agar hal yang remeh-temeh bisa berdampak besar bagi pemenuhan kebutuhan anda di tahun berjalan.
Baca juga:
Alasan Kenapa Pendidikan Sangat Penting Untuk Karir Jabatan Di Masa Depan
8. Hindari Kredit Konsumtif Berlebihan.
Saat sekarang ini kemudahan untuk mendapatkan barang-barang favorit terkoneksi dengan platform penyedia kredit membuat konsumen dimudahkan olehnya. Hal ini sebaiknya anda hindari jika ingin mengatur uang yang ingin di tabung sehingga progres tumbuhnya jumlah di rekening dapat terlihat 5-10 tahun ke depan.
Barang konsumtif ini sebenarnya cukup beragam di mulai dari gadget, fashion, aksesoris, dan lain sebagainya selalu menjadi perhatian para karyawan kantoran. Karena selalu bertemu dengan rekan sejawat hingga lingkungan komunitas harus ada gengsi tertentu supaya gaya terlihat tidak miskin dan tertinggal. Hal ini lah yang menjadi dilema dimana karyawan tersebut tentu harus ikut minimal tidak ketiggalan jaman.
Dari fenomena ini anda harus berhati-hati, jangan sampai terjerumus ke dalam lingkungan kredit yang sebenarnya menggerus pendapatan anda. Untuk platform konvensional pastinya adanya bunga sehingga tambahan cicilan ini akan memberatkan anda sampai jangka waktu tertentu.
Waspada jebakan cicilan kredit ini, walaupun anda merasa masih terjangkau tetapi sebenarnya anda harus menyisihkan uang tersebut secara tidak langsung untuk membayar yang sebenarnya anda belum butuh-butuh amat. Pelajaran ini tentuu sudah banyak yang merasakan dimana rencana menabung akhirnya uang ditabungan menjadi buntung.
Penutup.
Ingin menabung uang khusus karyawan kantoran setiap orang mempunyai formula masing-masing. Tetapi setidaknya rincian di atas telah termasuk cara yang paling efektif untuk rem keinginan yang selalu dilakukan agar tidak terjadi minus terus setiap bulan. Seorang karyawan pendapatannya selalu tetap kalau ada kenaikan itu pun hanya 5% se tahun. Kalau perusahaan bagus performancenya bisa sampai 7% untuk kenaikan gaji.
Fenomena ini sebenarnya telah bertahun-tahun terjadi, godaan media sosial begitu tinggi sehingga anda secara tidak langsung akan terjerembab godaan marketing dengan pola-pola hipnotisnya. Pilah-pilih kebutuhan tentu harus segera dibenahi, jangan anggap belanja cuma sedikit tetapi sering akhirnya berjumlah cukup besar.
Aktifitas untuk tidak masuk ke dalam godaan ini harus menjadi prioritas, seperti jangan singgah sebentar ke mall atau ke toko tertentu hanya untuk melihat-lihat. Tidak ada angin dan hujan akhirnya belanja juga membuat uang tabungan tergerus cukup dalam. Hal ini selalu menjadi perhatian karena saya juga merasakan saat menjadi karyawan selalu singgah sebenar ke mall akhirnya pulang bawa barang juga yang sebenarnya tidak perlu-perlu amat atau urgent.
Semoga cara ingin menabung uang seperti dapat membantu pertanyaan anda yang selama ini masih bingung harus ngapain supaya bisa terwujud dalam waktu dekat. Awalnya memang sangat menyiksa tetapi dampaknya sangat terkesima saat anda sudah di fase semua uang terkumpul banyak. Memang butuh waktu dan proses untuk mewujudkannya, dan anda harus ada efort tinggi untuk bisa bersinergi tetap fokus pada tujuan yaitu menabung uang walaupun pekerjaan anda seorang karyawan. Tahap-tahap ini juga cocok untuk guru, dosen, tukang ojek, dokter, hingga ASN.
Perlu disadari bahwa saat mewabahnya virus corona covid-19 hampir seluruh dunia membuat pekerjaan bisnis merugi bahkan mati suri beberapa saat sehingga banyak uang yang tidak masuk dan biaya operasional harus dibayar sehingga pemilik perusahaan harus menanggung budget yang tidak sedikitmenanggung kerugian cukup besar. Sebagai konsumen atau masyarakat awam tentu tidak banyak yang menyadari bahwa ada pekerjaan hingga bisnis yang tidak dapat bergerak baik sehingga pemasukan yang sudah mulai tersendat ini membuat perputaran uang yang sangat tidak berpihak sama sekali. Jadi, ada beberapa pekerjaan atau bisnis yang merugi akibat epidemik virus corona covid-19 yang perlu diketahui sehingga apabila ada jenis virus lain yang menghambat pergerakan penduduk hingga ekonomi dunia ini tidak bergerak tentu tulisan ini masih relevan, jadi bisnis atau pekerjaan yang akan menghambat hingga tersendat untuk menghasilkan uang dengan baik saat virus menjadi menghambat dunia bergerak.
Komentar
Posting Komentar
Yuk, sharing komentar