Untuk melakukan hal yang luar biasa dilakukan dalam hidup adalah solo travel di tahun ini, memikirkan konsekwensi yang akan dirasakan oleh pemula setelah melakukan program ini. Meluangkan waktu sendiri untuk menghabiskan masa liburan singkat ini tidak semua traveler mampu melakukannya. Apalagi tema perjalanan yang cukup ekstrim seperti wisata pulau, wisaya perbukitan, hingga daerah pelosok ada rasa takut yang cukup akut akan terlintas di pikiran.
Apabila rencana ini sudah matang dan semua informasi yang didapatkan telah lengkap maka rasa takut yang sangat tinggi tersebut akan mulai berkurang. Apalagi manfaat yang dirasakan ada aspek emosi hingga "me-time" yang cukup lama akan membentuk diri untuk berproses di masa-masa menyendiri menepi.
Tidak gampang memang di daerah dengan kesepian tidak ada yang mengenal siapa anda akan membuat der-der ser yang pasti akan terasa sebelum berangkat. Tetapi hal tersebut hanya khayalan saja, buktinya banyak solo traveler yang telah sukses membentuk karakter diri menjadi lebih baik. Seluruh pengalaman mereka banyak tertuang di blog pribadi dengan berjuta pesota poto pendukung untuk menghadirkan kebahagian mereka.
Memang untuk mendapatkan tips untuk pemula supaya solo travel ini menjadi momen sejarah trip hidup. Menjadi pengalaman yang tak akan pernah terwujud kalau anda tidak kekeh untuk iyakan, berikut nasehat baik dari rekan yang sudah saya rangkum di blog segeratravelingguys.blogspot.com ini:
1. Segera Rencanakan Trip Sedini Mungkin.
Ide untuk traveling harus jauh-jauh hari apalagi bertema solo travel. Banyak sekali aspek yang harus anda pikirkan seperti mendapatkan izin keluarga hingga mengenal daerah atau negara. Mengenali tempat untuk menjalankan semua itinerary travel yang telah di buat harus dilakukan supaya ada rencana berkunjung sesuai dengan kesukaan. Perencanaan ibaratnya anda akan memulai melangkah, pijakan jalan yang akan dilalui medannya seperti apa. Apalagi kondisi wilayah dengan minim akses tentu akan memberikan kegamangan tersendiri untuk ditelisik lebih jauh. Informasi harus didapatkan supaya saat berkunjung anda telah mengenali bagaimana kondisi disana.
Jadi, semua travel apa pun temanya perencanaan ini harus matang. Berapa waktu yang akan disiapkan, itinerary, budget, dan akomodasi yang harus dibentuk. Jangan asalan, apalagi solo travel untuk berdiri di kaki sendiri dapat berjalan dengan baik tanpa ada halangan sama sekali. Anda sendiri yang menentukan kemana arah perjalanan nanti, round down daily activities sudah rinci dan waktu yang dipersiapkan cukup.
2. Stay di Daerah Aman.
Solo travel selalu memilih tempat untuk menginap di lokasi yang aman jauh dari kriminalitas. Meneliti dimana lokasi terbaik harus anda dapatkan informasinya supaya ketakutan akan liburan ini dapat diminimalisir segera. Saat era smartphone yang sudah terkoneksi dengan aplikasi pencarian hotel atau hostel sudah sangat memadai. Bahkan sudah ada review dari traveler yang pernah stay disana dengan harga yang sudah disebutkan di layar.
Mengetahui di awal tempat stay yang aman dikenali. Supaya saat anda sudah sampai di daerah tersebut tidak bingung lagi harus mencari dimana. Karena, fokus anda sudah tertuju pada pola traveling yang sudah di buat tidak ada lagi permasalahan kecil yang akan menghabiskan waktu percuma begitu saja. Tempat yang aman memberikan kenyamanan, tidak ada ragu akan keamanan karena lokasi telah banyak direkomendasikan oleh traveler seluruh dunia.
3. Segera Paking Barang Se-Efisien Mungkin.
Lama waktu untuk traveling nanti telah ditetapkan, perlengkapan yang dipersiapkan telah dipilah. Memilih ransel backpack sangat direkomendasikan untuk dibawa, karena pola traveling sendiri cocok untuk membawa barang dengan mudah. Tata kelola penyusunan barang harus tepat agar backpack dapat berdiri tegak saat anda meletakan di lantai atau kursi.
Paking harus ada teknik agar supaya posisi tulang punggung tetap tegak tidak mudah capek hingga lelah. Proses penyusunan sangat penting dilakukan oleh seorang traveler supaya saat kaki melangkah tetap tegak dan area penyimpanan penuh sempurna sesuai kebutuhan konsep solo traveling nanti.
Baca juga: Cara Tips Bagaimana Packing Baju Di Tas Ransel Khusus Backpacker Pemula: Praktis Dan Sangat Mudah
4. Segera Kenali Daerah Saat Anda Sampai Di Lokasi.
Jangan berdiam diri saja setelah sampai di lokasi tujuan trip. Lihat lingkungan sekitar dan mulai jalan kaki untuk menempuh daerah wisata yang sudah masuk di itinerary. Lakukan aktifitas travel sudah mulai terlaksana, cicil satu per satu itinerary yang telah anda siapkan agar supaya waktu yang singkat ini dapat selesai semuanya seperti daerah yang menjadi tujuan trip.
Pemilihan waktu penerbangan untuk sampai ke daerah atau negara tujuan sangat penting, saat anda mendarat sudah ada rencana untuk segera dituntaskan satu per satu. Supaya waktu yang sudah dipersiapkan menjadi efisien tidak lebih atau kurang. Pola seperti ini lah yang selalu dilakukan oleh traveler solo yang sudah matang dengan pilihannya. Mereka lebih memilih waktu se-efisien mungkin untuk mendapatkan semua perjalanan yang menyeluruh.
5. Jangan Lupakan Colokan Listrik Portable.
Setiap negara tujuan traveling colokan listriknya berbeda dan ada yang sama dengan Indonesia. Anda jangan lupakan slot listrik ini supaya gadget dan peralatan digital tetap dapat charging atau isi baterai nanti. Banyak sekali traveler pemula yang lupa membawa, saat di negara tujuan harus mengeluarkan dana ekstra untuk membelinya.
Kebutuhan colokan listrik ini sangat penting sekali bagi rekan bekerja sebagai konten kreator atau blogger, harus bekerja untuk menyelesaikan semua pekerjaan digital mereka disana. Saat sekarang ini seorang solo traveler telah banyak bekerja di berbagai pihak seperti affiliate hingga seorang konten kreator di blog atau youtube.
6. Anda Akan Bertemu Dengan Solo Traveler Lain.
You're not alone melakukan perjalanan ini, banyak rekan lain berbagai negara memberanikan diri untuk melakukan pola trip yang sama. Dengan begitu anda akan berkenalan dengan mereka dan sharing pengalaman trip yang telah dilakukan di lokasi tersebut. Dengan bertemu dengan mereka tentu anda sendiri akan mendapatkan update informasi terbaru. Sesama traveler akan memberikan petunjuk yang jelas sehingga akan ada sesi sharing untuk memberikan informasi penting saat anda akan menyelesaikan itinerary ini.
7. Munculkan Kreatifitas Traveling Anda.
Pola perjalanan solo traveling ini tentu semua aktifitas hanya anda sendiri bos-nya, tidak ada intervensi dari pihak mana pun untuk mengunjungi tempat wisata yang direkomendasikan. Tempat wisata terbaru disana harus anda kunjungi segera saat sampai di penginapan. Biasanya penginapan yang sangat ramah dengan turis akan menyediakan brosur informasi wisata yang wajib dikunjungi. Setelah mendapatkannya tentu sesuaikan dengan itinerary, apakah sama atau bahkan baru saja anda masukan menjadi destinasi kunjungan.
Khusus untuk makanan halal yang susah di dapat di negara tujuan menjadi permasalahan tersendiri. Solusinya cukup mudah sekali, anda hadirkan makanan bertema sayur dan buah segar. Bahkan makanan yang tahan lama dari Indonesia turut anda bawa seperti saus sambel, rendang, abon, dan lain sebagainya. Ada beberapa negara kesulitan seperti ini sering terjadi, solo travel yang cerdas tentu akan mempersiapkannya.
Baca juga:
Begini Cara Mewujudkan Trip Liburan Traveling Hemat Luar Negeri Ala Backpacker: Cocok Anda Mempunyai Budget Minim Tetap Bisa Trip Di Tahun Ini
Tempat Belanja Murah Hanoi Dan Ho Chi Minh City Saigon Vietnam Kesukaan Traveler Turis Backpacker Mencari Oleh-Oleh Sebelum Kembali Pulang
8. Tetap Awas Lokasi Wisata Nanti.
Jangan abaikan begitu saja aspek awas di lokasi wisata nanti. Khusus pemula harus segera kenali apakah di musim tertentu lokasi tersebut aman dikunjungi atau tidak. Seperti rawan bencana yang sering terjadi di pegunungan atau gelombang air laut yang tinggi saat anda akan menyeberang pulau.
Jangan membuat kesalahan fatal di trip solo trip nanti, karena anda berada di daerah baru tentu minim informasi sangat tinggi. Anda hanya mengenal kulit luarnya saja, sedangan aspek mikro yang menentukan tentu harus diketahui juga. Cerdas menjadi seorang solo ini aspek awas selalu terlintas supaya itinerary ini tepat di momen perjalanan nanti.
9. Pro Aktif Untuk Segala Situasi.
Jadikan diri ini pro aktif untuk mengenal lebih jauh lokasi wisata yang akan dikunjungi. Misalkan anda melihat solo traveler dari negara lain segera hampiri dan perkenalkan diri. Walau awalnya sangat sulit untuk masuk apalagi turis dari negara Eropa yang sangat tertutup untuk berkenalan. Tetapi setidaknya anda sudah mencobanya untuk perkenalkan diri.
Tidak cukup itu saja, saat berada di lobi hotel saat menggunakan fasilitas tentu para turis ini berkumpul. Anda dapat membaur dengan mereka untuk masuk supaya keinginan anda untuk sharing pengalaman dapat dilakukan. Apalagi ke daerah yang sangat minim akses tentu menjadi kesulitan tersediri, jika mereka telah menempuh perjalan tersebut sebelumnya alangkah indahnya update info dapat anda raih. Jangan malu harus pro aktif agar momen solo traveling ini dapat berjalan dengan baik.
10. Jangan Terlalu Open Keadaan Traveling Anda Sekarang.
Memang anda seorang solo traveler untuk melakukan perjalanan ini tetapi jangan open kepada sesama traveler bahwa anda sendirian saja. Aspek keamanan harus anda prioritaskan supaya keselamatan trip ini dapat anda kontrol dari berbagai sisi.
Memberikan informasi untuk keadaan seperti ini telah menjadi hal yang sangat prinsip sekali, kita tidak tahu bagaimana pemikiran dari traveler lain. Apakah mereka baik atau tidak tentu harus anda waspadai. Pastikan informasi off record ini hanya anda sendiri yang simpan jangan share ke rekan traveler beda negara.
11. Berjiwa Besar Menerima Keadaan Diluar Prediksi Awal.
Saat rencana untuk melakukan perjalanan sendirian telah dipersiapkan dengan matang bahkan sudah jauh-jauh hari. Secara pengalaman dari rekan lainnya dari blog atau komunitas baik-baik saja, tetapi saat anda melakukannya terjadi unpredictable moment seperti anda sakit atau keadaan luar biasa di negara tujuan seperti demonstrasi hingga gejolak sosial.
Hal seperti ini tentu akan menghambat perjalanan anda dan rata-rata waktu banyak habis berlindung di tempat aman terutama di kota besar. Anda harus berjiwa besar menyikapi momen seperti ini dan harus ada backup cukup saat memasuki fase yang tidak menyenangkan ini.
12. Simpan Nomer Telepon Penting Saat Traveling.
Tidak lupa juga saat solo traveling nanti ada beberapa nomer telepon penting harus anda bawa selalu seperti nomer telepon embassy Indonesia hingga hotel. Petunjuk anda hanya dua nomer ini, jangan lupa alamat lengkapnya juga anda tulis supaya dalam keadaan emergency sudah mencatatnya. Terlihat sangat sepele tetapi sangat penting agar supaya saat trip sendirian nanti ada pihak yang telah anda kenal di resepsionis hotel turut membantu saat dibutuhkan.
Begitu juga dengan embassy Indonesia, sebagai tempat pertolongan seperti imigrasi saat anda mengalami kesulitan dimana negara tujuan ada gejolak sosial atau politik. Pihak embasy ini lah yang akan membantu anda untuk evakuasi atau memberi perlindungan secara politik dan pertolongan lainnya.
Baca juga:
Manfaat Solo Traveling Yang Tak Pernah Terpikirkan Oleh Pemula
Manfaat Traveling Bagi Perkembangan Diri, Sharing Pengalaman
13. Siapkan Diri Untuk Explore Daerah Wisata.
Persiapkan ini tentu sudah mengikut saja setelah semua informasi tekumpulkan momen perjalanan eksplor tempat wisata sudah siap melangkah. Jika sebelumnya traveler menempuh perjalanan yang cukup jauh dan momen berbahaya selalu ada tentu saat anda sekarang ada rute baru yang lebih cepat dan singkat dengan pengalaman baru. Perubahan ini tentu akan selalu terjadi, traveler yang sebelumnya banyak minim akses berjalannya waktu fasilitas infrastruktur akan segera disiapkan oleh negara tersebut telah terwujud.
Tentu poin ini berhubungan dengan kemampuan anda untuk mengolah data lama dan baru setelah melakukan perbincangan sesama taveler atau reseptionist yang ada di hotel. Pola ini selalu dilakukan agar efektifitas waktu yang tersedia menjadi maksimal supaya kenyamanan perjalanan dapat anda ciptakan sempurna di perjalanan ini.
14. Saatnya Waktu Untuk Mencari Jawaban Untuk Diri Sendiri.
Momen kesendirian saat traveling merupakan waktu terbaik untuk bertanya ke diri sendiri apa keinginan anda setelah ini. Beragam macam pengalaman yang sudah terwujud tentu memberikan pembelajaran penting untuk lebih baik. Seperti kesalahan yang telah diperbuat memberikan akibat tidak menyenangkan hingga kesulitan traveling menjadi sebuah wadah untuk mengambil keputusan lain setelah itinerary di buat.
Renungan ini biasanya di fase traveling sudah mulai berakhir. Kesenangan bercampur aduk dengan perasaan lain memunculkan sebuah jawaban untuk diri sendiri. Lamunan sejenak itu memberikan kesadaran kepada diri sendiri, termasuk bersyukur kepada Allah SWT telah memberikan kesempatan yang sangat berharga ini telah mampu menaklukan rasa takut menjadi semangat baru untuk mempersiapkan hal positif lain di dalam hidup ini.
Hal penting lain yang harus saya sampaikan adalah khusus rekan muslim yang menjadi seorang solo traveler tentu aktifitas ibadah wajib tetap harus dilakukan. Walau keterbatasan tetap anda cari solusi terbaik sesuai dengan fiqih syariat yang sudah ditetapkan. Tidak ada alasan saat anda dalam perjalanan tidak melakukan ibadah wajib, tunaikan selalu walau dalam zona traveling.
Update: 28/9/2023
Komentar
Posting Komentar
Yuk, sharing komentar