Anda rencana ingin bangun rumah menggunakan tenaga kerja borongan atau harian pastinya menjadi dua pilihan yang dihadapi oleh pemilik. Kedua pola bangun rumah ini selalu menjadi perbincangan di media sosial bahkan ada keuntungan dan kerugian di masing-masing pola tersebut. Ingin juga membangun sendiri karena faktor mendapatkan kualitas rumah yang tahan lama, bahan material yang terseleksi oleh pemilik selalu menjadi alasan yang patut dimengerti.
Saya juga pernah merasakan hal ini semua, saat membangun rumah bahkan curhatan dari keluarga besar yang pernah melakukan salah satu pola ini menjadi pengalaman tersendiri. Lihat saja developer yang membangun properti tentu sistem borongan ini banyak dilakukan, karena ada hal prinsipal yang mereka terapkan agar semua unit yang akan dibangun nanti sesuai waktu selesai dan standar yang ditetapkan.
Sangat menarik memang borongan atau harian untuk tenaga kerja membangun rumah ini ada aspek inti permasalahan yang harus anda ketahui yaitu proses hingga hasil kerjanya. Saya ingin merangkumnya untuk anda bangun rumah secara borongan atau harian di aset nanti apa saja permasalahan yang akan timbul saat salah satu pola ini diterapkan.
1. Pola Sistem Borongan Untuk Bangun Rumah.
Jika ada rencana untuk menggunakan pola borongan bandingkan dengan rumah selesai oleh developer atau bekas tentu ada keuntungan yang akan anda peroleh:
1.1. Desain Rumah Anda Yang Pilih.
Keuntungan yang akan terasa adalah anda sendiri yang menentukan bentuk desain rumah. Apapun bentuknya tentu telah anda sepakati dengan arsitek untuk diaplikasi nantinya. Hal ini akan berbeda saat rumah yang telah dibuat oleh developer telah selesai atau bekas, desain rumah telah mereka tetapkan tidak ada campur tangan user saat proses pembangunan.
Pilihan ini tentu sebagian pemilik rumah menyukai desain rumah mereka yang tentukan, karena imajinasi untuk rumah idaman setiap orang berbeda-beda. Jika ingin desain rumah berdasarkan selera anda tentu anda memilih borongan, karena kepuasan tersendiri setelah rumah selesai di bangun.
1.2. Fleksibel Budget Dapat Teraplikasikan.
Anda dapat fleksibel kapan akan menyelesaikan rumah ini, jika budget ada langsung dikerjakan. Ibaratnya, sedekit demi sedikit dapat anda lakukan sehingga sampai batas mana kemampuan sesuai dengan budget yang tersedia. Misalnya, untuk awal bulan ini anda lebih cenderung ke pondasi rumah. Setelah selesai anda hentikan sejenak, dan dapat dilanjutkan kembali sat budget tambahan segera terkumpul kembali. Sebagian pola ini banyak juga yang melakukan, sehingga progress rumah yang dikerjakan secara borongan dapat terkontrol dengan baik.
Pola borongan yang sudah banyak dipilih oleh pemilik rumah saat sekarang ini ada tujuan yang dikerjakan beberapa aspek, seperti:
a. Borongan Jasa Tukang Saja.
Penerapan sistem borongan juga dapat pada pola jasa tukang saja, metode seperti ini khusus untuk anda yang ingin mempercantik rumah dengan kerumitan tertentu. Jadi, setelah rumah dasar telah anda bangun dapat menggunakan borongan jasa tukang lain untuk menyelesaikan sesuai dengan pola desain yang anda tentukan.
Cara seperti ini kontraktor hanya menyediakan sumber daya tukang saja, untuk material bangunan akan dipersiapkan oleh pemilik rumah.
b. Borongan Lengkap Menyeluruh.
Jika pemilik rumah ingin terlepas dari kerumitan dan penyediaan bahan material tentu pola borongan lengkap menyeluruh dapat juga direkomendasikan. Semua aspek ini kontraktor yang mengatur dan pemilik rumah hanya menyiapkan budget untuk pembangunan rumah.
b.1. Anda Punya Kuasa Memilih Kontraktor.
Sebagai pemilik rumah tentu anda punya kuasa lebih memilih kontraktor yang akan membangun rumah anda nanti dengan jumlah anggaran yang telah dipersiapkan. Untuk mendapatkan kontraktor ini tentu anda harus seleksi dengan seksama supaya kapabilitas untuk menyelesaikan pekerjaan nanti dapat terlaksana dengan baik. Tidak itu saja, kontraktor ini harus punya rekam jejak yang baik dan telah menyelesaikan banyak project mutakhir.
b.2. Anda Hanya Melihat Progres Kerja Setiap Waktu.
Dengan penunjukan kontraktor yang telah anda pilih ini tentu ada ikatan kerjasama yang akan memberikan laporan setiap pekerjaan yang telah selesai dilakukan. Jadi, waktu anda dapat dimanfaatkan ke hal yang lebih produktif lagi biar lah semua waktu intensif pengerjaan rumah kontraktor yang melaksanakannya.
b.3. Skedul Pengerjaan Sesuai Target Pekerjaan.
Biasanya kontraktor yang anda bekerja secara borongan ini rata-rata target penyelesaian sesuai jadwal, bahkan lebih cepat dari waktu yang ditentukan. Pasalnya, kontraktor tentu harus menyelesaikan pekerjaan ini sesuai permintaan pemilik rumah. Semakin lama akibatnya kontraktor akan rugi, jika lebih cepat dari jadwal maka tambahan keuntungan mereka kantongi. Jadi, anda lebih puas kerjanya tidak pusing dengan jadwal hingga pola kerja yang terbaik selalu diwujudkan oleh kontraktor.
Resiko yang bisa saja terjadi jika anda menggunakan pemborong menyeluruh, dan anda tidak terlibat sama sekali di dalam proses pembangunan rumah:
a. Pekerjaan Selalu Keadaan Terburu-Buru.
Tentu saja kejar dengan target pengerjaan maka kontraktor menerapkan borongan ini selalu dalam posisi terburu-buru. Bahkan satu pekerjaan yang dilakukan selalu rangkap jabatan, sembari sehingga pekerja tidak fokus dengan tugas utama.
b. Menggunakan Material Bangunan Tidak Sesuai Keinginan Pemilik.
Pemborong tentu akan menentukan material bangunan yang tidak sesuai dengan keinginan pemilik. Terkadang spek material selalu menengah kebawah sehingga pemborong ingin mendapatkan fee dari pencarian material bangunan ini.
c. Budget Pembangunan Terkadang Over.
Berbahayanya kontraktor dengan sistem borongan ini pemilik rumah terkadang harus mengeluarkan budget besar dari yang seharusnya. Memang anda terbebas semua aktifitas yang berhubungan dengan pembangunan tetapi kesenangan itu harus anda bayar dengan budget berlebih ini. Jadi, kelebihan ini tentu harus ada bayar karena kontraktor tentu harus menggunakan skil pengalaman mereka untuk menyelesaikan project ini.
2. Pola Sistem Tukang Harian Untuk Bangun Rumah.
Ada juga pilihan lain yang telah banyak dipilih oleh pemilik rumah yaitu sistem tukang harian. Jika anda ingin membangun rumah dengan pola seperti ini berikut ada kelebihan dan kekuarangannya.
a. Kelebihan Menggunakan Tukang Harian.
Berikut ada kelebihan saat membangun rumah dengan tukang bayaran harian untuk menyelesaikan projek ini nanti.
a.1. Tentu menggunakan tukang harian ini anda lebih puas dengan pekerjaannya, karena anda sendiri yang mengawasi semua progres yang dikerjakan.
a.2. Anda bisa pilih sendiri tukang yang akan bekerja saat membangun rumah nanti. Pilih yang berpengalaman tentu banyak dipilih supaya hasil pekerjaanya lebih bagus.
a.3. Anda dapat menyesuaikan pekerjaan yang dikerjakan oleh tukang harian ini sesuai dengan budget yang anda miliki, sehingga jika tidak bagus pekerjaannya dapat anda ganti dengan tukang lainnya.
a.4. Pembelian material bangunan anda sendiri yang akan melakukannya. Kualitas terbaik dan tidak ada kerusakan tentu akan menjadi perhatian. Harga terbaik tentu dapat anda cari toko bangunan yang memberikan potongan harga karena anda membeli dalam jumlah banyak.
a.5. Anda dapat menjadi mandor untuk melihat proses penyelesaian pekerjaan nanti sehingga tukang dengan harian harus ikut dengan perintah anda sebagai pemilik sekaligus mandor.
b. Kekurangan Menggunakan Tukang Harian.
Berikut ada beberapa hal penting yang harus anda perhatikan saat akan menggunakan tukang dengan sistem harian:
b.1. Waktu anda harus persiapkan lebih banyak di lapangan untuk memonitor semua aktifitas tukang bekerja. Jadi, totalitas anda hingga komitmen untuk memperhatikan setiap pekerjaan mereka tentu lebih tinggi.
b.2. Pencarian tukang dengan skil terbaik butuh waktu yang cukup lama sehingga saat akan melakukan pembangunan terkadang terhambat dengan kondisi tukang yang masih bekerja di tempat lain.
b.3. Waktu banyak untuk sortir kualitas material bangunan yang akan beli, bahkan untuk mencarinya anda harus berkeliling hingga cari informasi di media sosial sehingga waktu yang dibutuhkan cukup panjang dan lama.
b.4. Kerepotan lainnya adalah anda yang membagi pekerjaan untuk tukang yang akan bekerja. Tentu tidak mudah, anda harus melihat secara berkala bagaimana pekerjaan mereka sehingga di lapangan anda selalu stand by setiap saat.
Baca juga:
Bagaimana Cara Menghindari Kecurangan Dan Penipuan Yang Dilakukan Oleh Pemborong Untuk Membagun Rumah Atau Renovasi Rumah Tempat Tinggal
Tips Bagaimana Cara Negosiasi Harga Termurah Dengan Kontraktor Atau Pemborong Untuk Membangun Rumah Atau Renovasi Rumah Tempat Tinggal
Mana Lebih Baik Menggunakan Tukang Dengan Gaji Harian Atau Pemborong
KESIMPULAN.
Mana yang terbaik mengunakan kontraktor borongan atau tukang harian. Jawabannya adalah tergantung dari kebutuhan anda, jika anda mampu manage keduanya menjadikan rumah terbaik dapat juga anda lakukan. Misalnya, untuk pondasi anda gunakan kontraktor dengan metode pengocoran terbaik, untuk pembangunan dapat anda sesuaikan dengan budget. Untuk tukang bayaran harian tentu dapat juga anda manfaatkan saat akan proses hingga penyelesaian. Jadi, apapun kombinasi yang akan anda pilih tentu sangat direkomendasikan. Sehingga efektifitas budget yang disiapkan dapat anda atur supaya kerugian tidak terlalu dalam jika menggunakan satu pola pembangunan.
Komentar
Posting Komentar
Yuk, sharing komentar