Aktifitas naik gunung sudah menjadi cara terbaik untuk menyatu dengan alam dan menguji apakah diri anda egois tingkat tinggi atau rendah. Tetapi hal ini tidak lah mudah bagi para pemula, minimnya pengalaman akan mempengaruhi siap atau tidak untuk melakukan pendakian. Pastinya banyak sekali para pendaki pemula menjadi sangat takut untuk memulai ekspedisi naik gunung di tahun ini. Hal ini lah yang menjadi topik yang sangat baik sekali untuk menjadi topik tulisan di blog segeratravelingguys.blogspot.com ini.
Berbagai pengalaman yang sudah banyak dikemukakan di komunitas pastinya banyak sekali masukan hingga nasehat strategis dari expert. Saya berhasil merangkum ini semua menjadi topik tulisan yang sangat baik untuk pemula menjadi sebab takut untuk memulai ekspedisi naik gunung. Berikut penjelasannya:
1. Rencana Kurang Matang Sebelum Menentukan Rute Perjalanan.
Sebagai pemula anda semua harus menyiapkan rencana se-optimal mungkin supaya kegagalan dapat diminimalisir. Masih minimnya pengalaman ini tentu berpengaruh pada penyiapan rencana. Jangan pernah anggap remeh akan rencana akan berdampak pada kesuksesan anda untuk mendaki gunung. Kenapa rencana ini sangat krusial sekali untuk dipersiapkan?. Aspek rencana seperti langkah yang akan anda titi dimulai dari rumah, menggunakan transportasi, peralatan yang dibawa, proses pendakian, hingga aktifitas apa saja yang akan dilakukan selama puncak gunung nanti.
2. Waktu Tidak Tepat Saat Mendaki Gunung.
Memilih waktu terbaik tidak semua pemula mengetahui kapan. Hal ini lah yang akan menjadi perhatian sangat penting, jika salah maka kegagalan akan terlihat di depan mata. Pemula harus mengenali poin ini karena waktu tepat menjadi kesuksesan perjalanan mendaki gunung. Tetap menjadi pendaki yang bijaksana supaya keinginan mendaki gunung bisa terlaksana dengan baik.
Baca juga:
Cara Memilih Tas Carrier Yang Baik Untuk Traveling Atau Mendaki Gunung
3. Itinerary Mendaki Gunung Masih Ada Kebingungan.
Itinerary ini menjadi aspek urutan perjalanan dari rumah hingga kembali lagi ke rumah. Semua urutan tersebut harus diperhatikan karena berdampak pada waktu yang akan dipersiapkan, karena tidak semua pendaki memahami urutan ini. Pemula harus menggali semua pengalaman dari semua pendaki agar supaya pelajaran penting yang telah mereka temukan dapat menjadi rekomendasi. Jadi, buka cakrawala berfikir supaya tidak ketakutan saat mendaki gunung nanti.
4. Perlengkapan Penting Untuk Mendaki Gunung.
Pemula tentu saja belum banyak pengalaman dan butuh bantuan untuk sukses mendaki gunung. Kegalauan ini memang sangat lumrah apalagi perdana akan mempercepat denyut ketakutan. Untuk menepis ini semua pastinya perlengkapan penting mendaki gunung harus pilah pilih. Hindari perlengkapan yang tidak berhubungan dengan mendaki gunung karena berdampak pada bawa barang berat saat pendakian. Hitung berapa lama berapa lama proses pendakian ini sesuaikan dengan perlengkapan yang akan dipersiapkan nanti.
5. Tim Tidak Solid Saat Pendakian.
Sebagai pemula jangan ambil resiko melakukan pendakian sesama pemula pula, harus ada pendaki berpengalaman di rute tersebut. Biasanya sesama pendaki ada komunitas yang ada rencana untuk mendaki gunung yang sama. Anda harus bergabung bersama-sama dengan mereka supaya rencana anda dapat berjalan dengan baik. Pendaki yang sudah berpengalaman ini berhubungan dengan rute gunung tertentu sudah sangat mengerti akan bahaya dan rintangan yang akan dihadapi. Apalagi fenomena alam yang selalu terjadi tiba-tiba patut menjadi waspada. Jadi, hindari kegagalan pendakian ini untuk bergabung ke pendaki berpengalaman.
Baca juga:
Manfaat Mendaki Gunung Terhadap Proses Pernapasan
6. Cek Kesehatan Sebelum Melakukan Pendakian Gunung.
Tidak semua pendaki pemula punya kesehatan prima. Khusus pemula yang punya gejala penyakit tertentu harus pastikan cek kesehatan dan sudah mendapat rekomendasi dari dokter. Hindari penyakit asma, jantung, dan penyakit berbahaya saat pendakian nanti untuk menghindari korban meninggal dunia karena jatuh dari ketinggian. Pastikan rekomendasi dokter ini sudah pasti dan diperhitungkan dengan seksama. Jika dokter pemeriksa memberikan rekomendasi tidak diperbolehkan mendaki gunung maka pendaki pemula jangan ngeyel untuk tetap mendaki gunung.
7. Sebelum Mendaki Gunung Segera Pelihara Kesehatan Tetap Prima.
Ada rencana untuk mendaki gunung di beberapa bulan ke depan pastikan hidup anda tetap dalam kondisi sehat, konsumsi makanan sehat dan tidur cukup. Hal ini untuk memberikan kestabilan tubuh selalu dalam kondisi prima dan saat mendaki tidak ada permasalahan lagi. Hidup sehat menjadi satu-satunya pilihan yang sangat direkomendasikan karena membentuk stamina kuat saat kaki kokoh untuk menuju rute pendakian nanti.
Baca juga:
10 Makanan Sehat Harus Anda Bawa Saat Mendaki Gunung
Penutup.
Pembelajaran ini pastinya sudah dilalui oleh pendaki terdahulu sehingga menjadi guru bagi para pemula untuk segera sadar diri. Sebab pendaki pemula sedikit takut bahkan baperan saat memulai ekspedisi mendaki gunung nanti. Kadar pengetahuan setiap pemula tidak lah sama karena terpengaruh dengan egois dan kestabilan emosi. Pendaki pemula jangan salah arah hingga salah narasi agar supaya rencana anda tetap berjalan dengan baik. Semoga tulisan ini dapat menjadi pembelajaran buat kita semua sehingga mendaki gunung idaman nanti menjadi pengalaman yang tak bisa anda lupakan.
Bagaimana Cara Ke Sawahlunto Sumatera Barat Dari Bandara Internasional Minangkabau BIM Padang Pariaman
Sawahlunto menjadi kota warisan dunia world heritage yang telah diakui keberadaannya oleh UNESCO ini menjadi destinasi wisata terbaru untuk segera dikunjungi di musim liburan nanti. Pesona kota tambang batu bara sejak zaman kolonial Belanda ini mampu menjadi daya magnet yang sangat tinggi sehingga perjalanan ini telah membius para traveler seluruh dunia dengan peninggalan bersejarah yang sangat bernilai tinggi yang ada di kota ini masih cukup terawat baik oleh pejabat yang berwenang disana. Sawahlunto kota tua menjadi kota metropolitan di zaman waktu dulu dengan infrastruktur yang di buat oleh kolonial Belanda untuk melakukan aktifitas pertambangan yang sangat bernilai tinggi. Dengan pola pekerjaan yang langsung dilakukan oleh Pemerintah Belanda langsung saat itu dengan ketersediaan batu bara yang sangat dibutuhkan di negara Eropa itu menjadi sangat strategis dan menggunakan pekerja rantai dari berbagai daerah di Indonesia, tentu sangat tepat sebagai napak tilas yang masih terlihat j...
Komentar
Posting Komentar
Yuk, sharing komentar